Soto
![]() |
| Soto |
Sejarah :
Soto Bangkong berdiri sejak tahun 1950. Pemilik soto ini bernama H. Soleh Soekarno. Awalnya soto ini dijajakan dengan menggunakan angkring bambu yang dipikul dengan berjalan kaki. Lebih dari 66 tahun Pak Soleh merintis usaha warung soto miliknya hingga saat ini. Walaupun telah lanjut usia Pak Soleh dibantu dengan beberapa karyawannya tetap setia menjalani usahanya.
Dulunya Pak Soleh, pemilik Soto Bangkong biasa mangkal di pojokan samping Pos Polisi Jl. Brigjen Katamso Semarang. Dengan ketekunannya si pemilik tersebut mampu membuat kios kecil sebagai tempat untuk berjualan. Saat ini kios tersebut berkembang menjadi besar dan memiliki beberapa cabang di berbagai daerah.
Bahan :
- 1 ekor ayam kampung
- 1.750 ml air
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai, dimemarkan
- 3 lembar daun jeruk
- 1 1/2 sendok makan garam
- 1/4 sendok teh merica bubuk
- 1 sendok teh gula pasir
- 2 sendok makan minyak untuk menumis
Bumbu Halus :
- 6 siung bawang putih
- 1 sendok teh ketumbar
- 2 cm jahe
- 1 cm kunyit
Pelengkap :
- Nasi putih
- Soun, direndam air, potong-potong
- Taoge, direbus
- Kecap manis
- Bawang putih goreng Bawang merah goreng
- Daun bawang, diiris
- Deledri, diiris
- Jeruk nipis, dipotong-potong
Cara Pembuatan :
- Rebus ayam dan air sampai berkaldu. Angkat ayam. Ukur kaldunya 1.500 ml.
- Rebus kembali kaldunya. Goreng ayam sampai berkulit. Angkat. Suwir-suwir.
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan daun jeruk. Aduk hingga harum.
- Masukkan bumbu yang sudah ditumis ke dalam kaldu. Tambahkan garam, merica, dan gula. Masak hingga mendidih.
- Tata nasi, ayam suwir, soun, daun bawang, seledri, dan kecap manis dalam mangkuk.
- Tuangkan kuah. Taburkan bawang merah dan bawang putih goreng. Sajikan bersama sate kerang dan jeruk nipis.
Alamat Penjualan :
Ruko Bangkong Plaza, Jl. Brigjen Katamso No.1, Peterongan, Kec. Semarang Sel., Kota Semarang, Jawa Tengah 50242

Tidak ada komentar:
Posting Komentar